Terkesima! Respon Penonton Simak Bli Braya Ngayah Nopeng Sidakarya dan MeTattwa Ulasan di Pura Sekar Tejakula

Singaraja, TOPIK9| Upacara Piodalan sekaligus Ngeteg Linggih di Pura Sekar menjadi daya tarik tersendiri khusunya bagi umat Hindu disana dalam memeriahkan acara dengan rapi dan runtut. Tampak banyak sekali rentetan acara yang menjadi ciri khas utama, salah satunya dengan menampilkan Seni Tarian Topeng Sidakarya dari LSM Bli Braya yang di komandani DR. Sukawati Lanang Putra Perbawa yang merupakan Dekan Fakultas Hukum Unmas Denpasar dan mantan Ketua KPU Bali, Rabu (7/9/2022).

Klian Desa (Jro Penyarikan) Nyoman Kertha mengatakan, Pura Sekar Tejakula didirikan oleh Krama Pengempon Pura Sekar dengan mendapatkan izin dari Desa Adat Tejakula. Inisiatif dari prajuru Pura sekar ini begitu antusias dalam mendirikannya sehingga terlihat memiliki seni dan berbeda dengan tetap mengikuti pakem-pakem yang ada dan bercorak seni.

“Hal ini karena menyesuaikan nama Pura Sekar sendiri yang mengandung makna keindahan saat umat berada di Pura dan yang menjadi keunikan di Pura sekar ini yakni terkenal sidi (sakral). Karena banyak pengunjung percaya bahwa ketika apa yang mereka inginkan dapat teranugerahkan,” terangnya.

Ia menjelaskan, piodalan yang rencananya akan dilaksanakan dari tanggal 28 Agustus hingga 8 September 2022 ini diawali dengan munggah karya lalu ngingsah (Pelukatan atau Pensucian), Ngoreng (menggoreng jajan yang akan diaturkan di acara), metanding banten, menghias pelinggih, pemasanagan kain, pembersihan Arca Ida Dewi, Ida Ratu Bagus Mas Sunandar, Arca Ratu Ayu yang nantinya akan di Sthanakan di gedong-gedong Pelinggih Utama.

“Untuk Pasupati dilakukan dua kali nanti, yaitu pasupati penyucian dan Pasupati Arca sesuai Desa Adat Tejakula,. Tidak hanya itu saja, acara juga dilanjutkan dengan memasang wastra-wastra pelinggih, hingga sampai di acara inti yaitu Ngeteg linggih yang dibarengi dengan penampilan Topeng Sidakarya,” jelasnya.

Terpantau di lokasi, penampilan Topeng Bli Braya disambut baik oleh Prajuru Desa, penonton dan umat yang menyaksikan, “sebab ngayah nopeng yang dilakukan Bli Braya ini menghibur sekaligus memberikan ajaran-ajaran Tattwa dan ilmu pengetahuan baru sesuai dengan cerita Sejarah Pura Sekar dan ajaran suci lainnya,” tandasnya.

“Segenap Umat Desa Adat terkhusunya Pura Sekar Tejakula merasa sangat terhibur, berterima kasih penuh karena dapat melengkapi tersuksesnya acara Ngeteg Linggih ini. Sungguh tarian topeng dari Bli Braya membuat penonton terhibur dan terkesima. Namun waktu yang terbatas, tidak bisa menurunkan niat tulus ikhlas dalam melakukan pementasan dan juga kesan kami kagum dalam Ngayah punia dilakukan tulus ikhlas, antusias sekaligus memberikan punia di Pura Sekar Tejakula dalam acara Ngeteg Linggih,” tuturnya.(*/01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.