Sport and Wellness Tourism Dinilai Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Sektor Pariwisata
TOPIK9, JAKARTA — Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menilai pariwisata berbasis olahraga dan kebugaran (sports and wellness tourism) memiliki potensi besar menjadi penggerak baru pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia.
Hal itu disampaikan saat membuka BRI Wellness Experience yang merupakan bagian dari rangkaian Plataran Xtravaganza 2026 di Hutan Kota by Plataran, Jakarta, pada Kamis, 16 Juli 2026..
Menurut Widiyanti, tren pariwisata global saat ini bergerak menuju wisata berbasis pengalaman (experience-based tourism), di mana wisatawan tidak hanya mencari destinasi, tetapi juga aktivitas yang mendukung kesehatan fisik dan mental.
“Dinamika global saat ini sedang bergeser ke arah pariwisata yang mengutamakan kualitas pengalaman. Di tengah pesatnya penetrasi kecerdasan buatan (AI) dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat justru mendambakan keseimbangan yang autentik di dunia nyata,” ujar Widiyanti dalam keterangan Kementerian Pariwisata yang dikutip, Sabtu (18/7/2026).
Ia mengapresiasi kolaborasi antara Plataran Indonesia, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), dan berbagai mitra dalam penyelenggaraan BRI Wellness Experience yang dinilai mampu memperkuat promosi sports and wellness tourism di Indonesia.
Ajang yang berlangsung pada 16-19 Juli 2026 tersebut menghadirkan berbagai aktivitas olahraga dan kebugaran, seperti Platarun, hybrid aerobic, mat pilates, mindful activities, wall climbing, hingga fitness and wellness exhibition yang dipadukan dengan hiburan musik dan aktivitas komunitas.
Widiyanti mengatakan prospek industri wellness tourism sangat menjanjikan. Berdasarkan data Global Wellness Institute, nilai ekonomi wellness global mencapai 6,87 triliun dolar AS pada 2024 dan diperkirakan meningkat menjadi 12,75 triliun dolar AS pada 2030.
Sementara itu, Indonesia tercatat sebagai ekonomi wellness terbesar di Asia Tenggara dengan nilai mencapai 55,77 miliar dolar AS pada 2024. Di sisi lain, survei Nielsen menunjukkan sebanyak 86 persen masyarakat Indonesia kini semakin proaktif menjaga kesehatan fisik dan mental.
“Berbagai indikator tersebut menunjukkan wellness tourism memiliki prospek yang sangat besar sebagai salah satu penggerak pertumbuhan pariwisata berkualitas sekaligus pendorong ekonomi nasional,” katanya.
Karena itu, Kementerian Pariwisata telah menetapkan wellness tourism sebagai salah satu fokus utama pengembangan quality tourism. Salah satu langkah yang dilakukan pemerintah adalah menghadirkan program Indonesia Wellness yang dikembangkan bersama berbagai pemangku kepentingan.
Pemerintah juga berkomitmen mendorong penyelenggaraan berbagai event yang menggabungkan olahraga, kesehatan, hiburan, dan rekreasi melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, akademisi, dan media.
Widiyanti optimistis penyelenggaraan BRI Wellness Experience dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi unggulan sports and wellness tourism di kawasan.
“Saya berharap wellness tourism dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga semakin mengukuhkan posisi Indonesia sebagai destinasi wellness tourism dunia yang didukung kekayaan tradisi, budaya, serta kearifan lokal yang autentik,” ujarnya.
CEO Plataran Indonesia Yosua Makes mengatakan BRI Wellness Experience dirancang sebagai pengalaman holistik yang memadukan manusia, budaya, dan alam dalam satu ekosistem. Selain menghadirkan berbagai aktivitas kebugaran, acara tersebut juga melibatkan 30 merek yang bergerak di bidang wellness, longevity, hiburan, dan gaya hidup sehat.
Sementara itu, Direktur Network and Retail Funding BRI Aquarius Rudianto menyebut dukungan perseroan terhadap acara tersebut sejalan dengan upaya mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup sehat.
“BRI meyakini bahwa masyarakat yang sehat akan menjadi lebih produktif dan kreatif sehingga memiliki peluang lebih besar untuk membangun masa depan finansial yang lebih baik,” kata Aquarius.
Dengan semakin maraknya penyelenggaraan event olahraga dan kebugaran, pemerintah berharap sports and wellness tourism dapat menjadi salah satu segmen unggulan yang mampu menarik wisatawan berkualitas sekaligus memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi industri pariwisata nasional.


