Momen Doa Lamine Yamal Jadi Perbincangan, Siapa Dia?
TOPIK9.COM, JAKARTA–Gol kemenangan yang dicetak Ferran Torres pada menit ke-106 babak tambahan waktu mengantarkan Spanyol meraih gelar juara dunia keduanya sejak sukses menjuarai Piala Dunia 2010. Tim La Roja mengalahkan juara bertahan Argentina dengan skor 1-0 pada final Piala Dunia FIFA 2026 yang digelar di MetLife Stadium, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) dini hari waktu Indonesia.
Sepanjang pertandingan, Spanyol tampil dominan. Tim asuhan Luis de la Fuente tercatat melepaskan puluhan peluang dan hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen, sebuah catatan impresif bagi tim juara.
Di tengah perayaan para pemain Spanyol, justru aksi Lamine Yamal yang memilih berlutut di atas lapangan sambil menundukkan kepala untuk berdoa menjadi perbincangan publik. Momen yang terekam kamera dan kemudian menyebar luas melalui media sosial maupun kanal berita olahraga internasional itu viral sejagat raya.
Lalu, siapa itu Lamine Yamal? Ya, pemain sayap kanan itu lebih dulu dikenal sebagai Wonderkid Barcelona. Berdasarkan profil resmi FIFA, Lamine Yamal lahir pada 13 Juli 2007 dan bermain sebagai sayap kanan FC Barcelona dan tercatat dalam punggawa Timnas Spanyol.
Yamal demikian publik memanggilnya, dikenal memiliki sejumlah keunggulan, mulai dari visi bermain, kemampuan dribel, kreativitas, akurasi umpan, hingga penyelesaian akhir. Atas kemampuannya itu, karier Yamal pun melesat di usianya yang sangat muda. Bahkan, disebut-sebut perjalanan kariernya sebagai pemain, tergolong luar biasa.
Yamal menjalani debut bersama Barcelona saat baru berusia 15 tahun 9 bulan 16 hari, sekaligus menjadi salah satu pemain termuda dalam sejarah klub. Kemudian, ia pun masuk dalam jajaran Timnas Spanyol yang terus menorehkan berbagai rekor usia, termasuk menjadi pencetak gol termuda bagi La Roja.
Namanya kian bersinar ketika membawa Spanyol menjuarai UEFA EURO 2024. Dimana ia mencetak gol spektakuler ke gawang Prancis di semifinal dan mengoleksi empat assist sehingga dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik.

Menurut FIFA, sebelum tampil di Piala Dunia 2026, Yamal setidaknya telah memainkan lebih dari 150 pertandingan bersama Barcelona. Ia juga berhasil mengoleksi sekitar 25 caps bersama Timnas Spanyol. Tidak hanya itu, Yamal juga membantu Barcelona meraih tiga gelar kompetisi domestik. Dan sebelum tampil di Piala Dunia 2026, Yamal pun meraih posisi kedua dalam penghargaan bergengsi sebagai The Best FIFA Football Awards 2025.
Tentu saja, aksinya berlutut di lapangan untuk berdoa usai menekuk perlawanan Argentina memperlihatkan sisi lain seorang atlet elite. Di tengah sorotan kamera, pesta kemenangan, dan ribuan suporter yang merayakan gelar juara, Yamal memilih meluangkan waktu untuk menundukkan kepala di lapangan.
Tak heran bila, gestur tersebut menuai banyak respons positif dari penggemar sepak bola yang melihatnya sebagai simbol rasa syukur atas pencapaian besar bersama negaranya. Bisa jadi, bagi banyak atlet, doa setelah pertandingan merupakan bentuk pengakuan bahwa keberhasilan tidak hanya lahir dari kerja keras, tetapi juga dipandang sebagai nikmat yang patut disyukuri sesuai keyakinan masing-masing. (zie)
Profil Singkat Lamine Yamal
Nama: Lamine Yamal
Tanggal lahir: 13 Juli 2007
Klub: FC Barcelona
Tim nasional: Spanyol
Posisi: Sayap kanan
Debut internasional: 8 September 2023, melawan Georgia saat berusia 16 tahun.

