EdukasiHumaniora

76 Finalis Ikuti Puncak Apresiasi Bintang Sobat SMP 2026

TOPIK9.COM, TANGERANG — Direktorat Sekolah Menengah Pertama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menghadirkan Program Bintang Sobat SMP (BSS) 2026. Program dirancang untuk melahirkan peer influencers, murid yang mampu mengajak teman sebayanya menuju perilaku positif, baik di lingkungan sekolah maupun ekosistem digital.

Melalui Bintang Sobat SMP 2026, Kemendikdasmen ingin memastikan murid tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga penggerak budaya digital yang sehat. Dengan menjadikan teman sebaya sebagai teladan, diharapkan semakin banyak ruang belajar yang aman, nyaman, inklusif, serta ekosistem digital yang mendukung tumbuh kembang anak Indonesia.

Inisiatif ini sejalan dengan PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS). Selain itu, Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital (Permenkomdigi) Nomor 9 Tahun 2026 yang menekankan pentingnya menciptakan ruang digital yang aman bagi anak.

Direktur SMP, Maulani Mega Hapsari mengatakan, antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi. Sebanyak 3.896 murid dari 38 provinsi mengikuti seleksi yang dilakukan melalui administrasi, kurasi video, dan wawancara daring. 

Dari proses tersebut, terpilih 76 finalis dari 36 provinsi, termasuk tiga murid dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Seluruh finalis BSS 2026 tengah mengikuti puncak apresiasi Bintang Sobat SMP tahun 2026 yang diselenggarakan mulai dari 7-10 Juli 2026 di Hotel Atria Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Maulani mengatakan, kehadiran 76 anak-anak ini bukti nyata masa depan cerah Indonesia. Mereka potret anak-anak yang menolak menjadi korban zaman, tetapi memilih menjadi pelopor kebaikan di lingkungannya,” ujar Maulani di Gading Serpong, Tangerang, Banten, Selasa (7/7/2026).

Para finalis mengikuti Parade Budaya Nusantara; penguatan kapasitas; BSS Championship; validasi bakat; hingga kunjungan edukatif ke Monumen Nasional, ke Kantor Kemendikdasmen, dan Istana Negara. Pada akhir kegiatan mereka akan dikukuhkan sebagai Duta Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.

Staf Ahli Menteri Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga, Kemendikdasmen Biyanto menjelaskan, Bintang Sobat SMP memiliki tiga tujuan utama. Ketiga tujuan itu adalah menghadirkan teladan di kalangan murid, membangun ekosistem informasi yang sehat, serta memperkuat budaya sekolah yang aman dan nyaman.

“Selempang BSS yang nanti melingkar di bahu kalian bukan hiasan, melainkan simbol amanah besar,” tuturnya, dilansir dari kemendikdasmen.go.id. “Sepulangnya ke daerah masing-masing, kalian harus menjadi magnet kebaikan yang mengajak teman-teman menjauhi kekerasan, mencintai lingkungan, dan berprestasi.”  

Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Talenta Kemendikdasmen Mariman Darto mengingatkan, tantangan terbesar generasi muda saat ini bukan hanya kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental dan sosial. Karena itu, peran teman sebaya menjadi sangat penting dalam membangun lingkungan yang inklusif.

“Suarakan kepedulian kepada sesama. Lawan bullying dan jangan membentuk kelompok yang eksklusif. Bangun suasana yang membuat setiap anak merasa diterima. Sekolah harus menjadi inisiator lahirnya relasi sosial yang sehat bersama guru, orang tua, dan seluruh warga sekolah,” ujarnya. (bur)

Artikel yang berhubungan

Back to top button