RaketSports

Kalahkan Pasangan Nomor 1 Dunia, Fajar/Fikri Juara Japan Open 2026 

TOPIK9.COM, TOKYO– Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjuarai Japan Open 2026. Pasangan ini mengalahkan unggulan pertama pasangan Korea Selatan Kim Ho/Seo Seung Jae pada partai final di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Minggu (18/7/2026) dalam dua gim dengan skor 21-19 dan 21-17.

Fajar bersyukur bisa memenangkan pertandingan ini. “Alhamdulillah bersyukur diberikan kelancaran dan bisa menyabet gelar di Japan Open ini. Penantian hampir satu tahun setelah juara di China Open 2025. Semoga ini jadi awal dari kebangkitan kami untuk bisa meraih gelar-gelar berikutnya,” ucapnya dilansir dari situs pbsi.

Dia mengakui kelebihan Kim/Seo. Fajar menyebut kelebihan pasangan ini adalah kemampuan mereka membalikkan bola-bola yang sebenarnya sudah menyulitkan. (Mereka) punya pertahanan yang sangat luar biasa tapi di pertemuan kali ini kami selalu bisa waspadai hal itu dan kami lebih disiplin menerapkan strategi, tuturnya. “Gelar ini saya persembahkan secara khusus untuk istri saya karena ini gelar pertama setelah menikah.”

Hal senada diutarakan Fikri. Dia menyatakan Kim/Seo bukan lawan yang mudah. Mereka bermain sangat baik. “Hanya tadi di lapangan kami bisa lebih solid aja, bisa lebih bisa dominan melakukan strategi dengan tepat. Komunikasi dengan partner dan pelatih pun sangat berjalan baik jadi semua yang disiapkan berjalan dengan baik dari awal sampai akhir, ucapnya.

Gelar ini, bagi dia, buah dari kesabaran selama ini. “Untuk keluarga dan orang-orang yang saya cintai dan seluruh suporter yang selalu mendukung dan mendoakan kami,” ujarnya.

Pelatih ganda putra Indonesia Antonius Budi Ariantho cukup puas dan senang sekali Fajar/Fikri bisa juara di Japan Open. “Istilahnya tidak gampang, apalagi lawan di final unggulan pertama dan pasangan nomor satu dunia,” tuturnya.

Dia melihat Fajar/Fikri bermain dengan sangat bagus, minim melakukan kesalahan sendiri. Dia berkata, “Saya memang berpesan dari awal untuk mengadu di permainan depan dan tidak banyak melakukan unforced error. Ini bisa mereka jalankan dengan baik. Fajar/Fikri bergantian menguasai permainan depan dan tidak membiarkan lawan mengambil alih kendali.”

Antonius berharap kedua anak asuhnya tetap fokus menghadapi China Open, tidak hilang fokus karena walaupun lawannya tidak jauh berbeda tapi level turnamennya lebih tinggi, Super 1000. “Semoga gelar ini membuat mereka semakin percaya diri,” ucapnya.

China Open digelar 21-26 Juli 2026, merupakan turnamen BWF World Tour Super 1000 dengan total hadiah dua juta dolar AS (sekitar Rp 36 miliar). Kejuaraan ini satu tingkat di atas Japan Open yang berstatus Super 750. Turnamen tersebut juga mempunyai arti khusus bagi Fajar/Fikri karena mereka datang sebagai juara bertahan. 

Pada China Open 2025, Fajar/Fikri menaklukkan pasangan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan skor 21-15, 21-14 dalam pertandingan final. Gelar itu diraih ketika keduanya baru menjalani turnamen kedua sebagai pasangan. (bur)

Artikel yang berhubungan

Back to top button